Merah is “Death Already”

Belakangan ini datang sinyal radio dari galaksi Bima Sakti, tepatnya di planet ke-3nya, Bumi. Arahnya dari khatulistiwa. Katanya disana, mengaku sebagai warga negara Indonesia, ada kejadian menghebohkandikarenakan nomor-nomor dan HP–alat komunikasi nirkabel orang Bumi,setahuku–yang layarnya berubah merah.

Aneh. Heran. Kenapa orang Bumi begitu takut dengan layar berwarna merah? Bukannya layar itu alat yang digunakan untuk mengarungi samudara?

Sinyal radio ke-2 melengkapi berita pertama. Angka-angka yang diawali 0866 dan 0666, cukup mengejutkan bagi warga Reath, katanya membawa semacam sihir hitam. Atau katanya, mereka yang menerima yang “merah-merah” sudah diramalkan bakal “sial” saat ituy juga!!!

Sayangnya tidak ada sinyal berita ke-3… :-(

Sambil dengerin lagu dari Bumi poenya Rihanna, Umbrella–kiriman sahabatku. Ada sinyal radio lagi!

Belum habis teror sms–short message servise, kata sahabatku artinya pesan singkat–sekarang muncul lagi, tidak bisa disebut fenomena tapi membuat geger tentu aja. Sekarang ada hp merah “lispstik”….

Aku ngerasa ada yang salah…

Sinyal berikutnya datang…

Ternyata benar! Aku salah… yah, maklumlah aku makluk asing. Jadi maafin bila ada yang salah :-) Yang benar adalah hp “listrik”. Selain layar berwarna merah, seseorang yang memegang hp “berdarah” bakal merasa tubuhnya dialiri listrik. Taulah saat elektron berlompatan ke tubuh seseorang, dia merasa seluruh tubuh kaku, leher dicekik, jantung diremas-remas.

Sinyalnya datang lagi!

Kejadian ini terjadi di Jawa Timur, Kawaasan Timur dekat pantai pasir Putih, Situbondo. Ah!!! Sinyalnya hilang lagi… :-)

Enaknya sore ngapain…..

guk,guk,guk!

Tanda sinyal radio datang! Kata sahabatku ini mirip suara hewan yang mereka sebut anjing. Aneh aja kalo suara program jawa bisa jadi suara anjing di Bumi :-)

Sinyal itu mengabarkan tentang sms dan hape lipstik, eh, listrik yang bikin heboh–karena menyebabkan kematian!!! Sampe sekarang aku masih heran gimana para manusia–khususnya penduduk indonesia–bisa “membunuh” sesamanya melalui peralatan komunikasi. Aku terus berimajinasi, gimana kalo orang” gak berkomunikasi dengan sesamanya karena takut nanti mati?!

Sinyal ke-2…

Ternyata itu cuma kerjaan orang gak suka kedamaian. Dari kabar yang aku dapat yang menghebohkan justru bukan sms ato telp merahnya sendiri, tapi “sms peringatan” dari sodara ato sahabat kita sendiri!! Kok bisa????

Sinyal ke-3…

Liat sms dibawah ini:

“usahakan besok dari jam 9 pgi sampe jm 1 jgn aktifin hp, coz ada radiasi ring in red (infra merah level tinggi=0866 & 0666 benar dapt mmbuat si penerima mati…

-atau-

“YaQoyyum, yaMajid, yaWajid, yaAhad, yaSama, yaQadir, yaMalik, YaRahman, YaRahim sms kepada 9 asma Allah ini agar terhindar dari telp layar merah jgn remehkan sms ni jika mau terhindar dari telp layar merah dah banyak korban jiwa.”

-dan ini-

“Kalo da no hp 0866 ato 0666 masuk berwarna merah mhn jgn diangkat coz da virus kematian Sumatra & Jakarta”

Sinyal ke-4… {baru kali ini sinyalnya banyak bangetss!!!}

Justru sms dari sinyal sebelumnya yang bikin anggapan bahwa si merah benar-benar membuat si penerima koit. Pahahal hal yang begituan mana masuk logika? Arus baterai hape aja kecil, kalo gak salah 3,6 A–maklum lah bukan orang Bumi :-) Tapi trus gimana dengan berita di koran dan telepiti?

Sinyal ke-5…

Televisi, salah lagi deh :-( kapan bisa jadi orang bumi kalo salah terus pengcapannya?! Hmm, soal itu temannku gak tau. Dia juga bingung! Soalnya beberapa pendapat itu cuma rekayasa tapi sebagian yang lain menganggapitu hal yang benar” terjadi. Bukti itu, orang yang tersetrum itu!! Mungkinkah itu cuma bualan? Ato sesuatu yang real?

Sinyalnya kali ini kuputus!!!!!!! {Lelah geto loh} :-D

Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar