Tips di perantauan IV {end}

Achir dari tetralogi…

Setelah lama ditunggu dan ditanyakan beberapa teman–gak ada yang bertanya denk :-) akirnya datang juga sinyal terakir dari kumpulan tips di perantauan. setelah tips di perantauan I menggebrak, response positif dari teman” di bumi dengan tips di perantauan II, dan entah apa yang terjadi dengan yang ke-3 :-) dan akirnya dengan bangga kupersembahkan seri terakir dari tips di perantauan tersebut–yang diharapkan paling seru! Mungkinkah? Sebab kali ini berhubungan dengan orang disekitar kita dan tambahan dari beberapa sahabat…pertama, ibu kost. Dialah pusat dari semua perputan kita saat di perantauan. sumber bencana pertma saat uang buat bayar kost malah dibuat jajan!! Bencana terbesar yang menetnukan dirimu bisa berlayar pergi ke pulau kapuk–maksudnya kasur, tujuan dari pelayaran mimpimu :-P . Baik” dengannya, tapijangan tampak seperti penjilat. Dan yang perlu diingat, titipkan no penting keluarga ke ibu kost. Taukan, untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu dengan kita dia bisa menjelaskan pada ortu kita.

ke-2, teman satu kost. kadang bila kita merantau seorang diri. Gak punya saudara di perantauan–apalagi yang merantau ke luar negeri. Maka teman sekostlah keluarga kita saat ini. Orang terdekat dengan kita saat ini. Jaim boleh asal jangan berlebihan, temen” gak mau sulit sendiri kan? Coba saat teman” kehabisan uang, siapa orang pertama yang dimintai tolong? Ibu kost? Mana mungkin! uang habis apalagi dia udah marah” nagih uang kost yang nunggak 4 bulan–wuih, apa gak usah diusir tuh :-) itu hanya misal.

ke-3, penduduk sekitar. Ato bisa disebut tetangga. Selalu berhati-hati. kata yang klise emank. tapi di perantauan beda lagi–apalagi orang yang hijrah ke negeri orang! Selalu hati” dalam memilih teman. teman bisa jadi sandaran, tapi terkadang juga bisa menikam kita dari belakang–kata” yang… ehm :-) Selalu ingat batas” pergaulan. Usahakan jangan mencapuri urusan orang lain–dengan catatan kita tak ikut dalam perselisihan itu. Perbanyak teman dengan “normal”. Bukankah semakin banyak koneksi semakin memudah kita dalam beberapa hal?

Sinyal apaan ini? gak mutu banget gitu kok paling update paling SERU. Yang ada malah bikin ilfeel! Ian aja ilfeel gimana dengan yang laen? :-(

Berikut tambahan dari temen” di Bumi…

Dari Jepun Gate, Gunakan waktu luang untuk kerja sambilan. ini tentu untuk melatih kemandiriin. juga agar beban orang tua sedikit berkurang. lumayan, dengan kita kerja smabilan kita juga belajar untuk bertanggung jawab!

Dari orang yang gak mau disebutin namanya, SELALU SIAPIN DANA CADANGAN. Kita gak bakalan tau kan saat kita mendadak perlu uang untuk sesuatu hal yang penting? Dan taruh di tempat yang terpisah denganuang yang biasa kita gunain untuk hura-hura kebutuhan sehari-hari. Di perantauan uang sekecil apapun, menurut temanku–diambil dari pengalaman pribadi, meski itu cuma 500 perak bakal sangat berarti!

Nah, hanya segitu tips yang bisa aku tulis. kurang dan lebihnya… mungkin temen” di bumi ingin menambahkan tipsnya. Tips ni awalnya dibuat karena seorang teman yang mengeluh baru 2 Minggu kok udah habis uang saku yang rencanya untuk sebulan! Jadi, moga bermanfaat bagi semua teman” di Bumi.

achir dari tetralogi,

Favorite

& Komentar

  1. Wah.. Tipsnya betul bgt.. Bermanfaat bgt buat yg lg pd merantau.. Moga sukses buat semua..

  2. tips yang berdasar pengalaman pribadi biasanya amat manjur..

  3. yah… beneran tu g’ bo’ong…?
    PadahaL kan yang buat bLog ini jg… ???
    Sorry just kidding.. :-)
    don”t forget visit my bLog..
    aLthough sebentar saja,.
    good.. good.. onLy…

  4. ~ Demofffy
    Maksud loh??!!! :-P
    iya ntar aku kunjungi…

  5. haa… tips yang cocok bg buat saya… belum setahun jadi anakost nih..


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar