Bintang-bintang genit…
Pernah ngerasa para bintang di langit “menggodamu” di malam hari–iyalah masa siang hari
dengan kedipan mereka! Kenapa ya tiap orang yang menatapnya di malam yang dingin? Apa rahasia dibalik kedipan itu? apakah cinta? ato sebab yang lain?
Pernahkah Anda perhatikan dengan seksama,
ahwa bintang yang kita amati di malam hari tampak berkedip? Cahayanya berubah-ubah seperti lampu kelap-kelip, dan terkadang warnanya pun berubah-ubah dari putih ke biru atau merah dan sebaliknya. Sebenarnya bintang memancarkan energinya relatif konstan/stabil setiap saat. Jadi perubahan yang terjadi tidak berasal dari bintangnya. Ada hal lain yang menyebabkan bintang tampak berkedip. Apakah itu?
Penyebab utamanya adalah karena bumi memiliki atmosfer. Banyaknya lapisan udara dengan temperatur yang berbeda-beda di atmosfer menyebabkan lapisan-lapisan udara tersebut bergerak-gerak sehingga menimbulkan turbulensi. Turbulensi ini bentuknya sama seperti ombak atau gelombang di laut dan kolam renang. Jadi untuk mendapatkan gambaran seperti apa yang terjadi di atmosfer, bayangkan sebuah kolam renang yang permukaannya tidak tenang.
Sebuah koin yang terletak diam di dasar kolam renang akan tampak bergerak-gerak jika kita lihat dari atas permukaan air. Gerak semu ini terjadi karena adanya refraksi/pembiasan. Menurut ilmu fisika, ketika berkas cahaya melewati dua medium yang indeks biasnya berbeda, cahaya tersebut akan dibiaskan/dibelokkan. Untuk kasus koin di kolam renang, cahaya yang dipantulkan koin melewati dua medium yang indeks biasnya berbeda, yaitu air dan udara, sebelum jatuh di mata. Dan karena permukaan air yang tidak tenang, posisi koin yang sebenarnya tetap pun akan tampak berpindah-pindah.
Hal yang sama terjadi pada cahaya bintang yang melewati atmosfer bumi. Ketika memasuki atmosfer bumi, cahaya bintang akan dibelokkan oleh lapisan udara yang bergerak-gerak. Akibatnya posisi bintang akan berpindah-pindah. Tetapi karena perubahan posisinya sangat kecil untuk dideteksi mata, maka kita akan melihatnya sebagai kedipan.
Lalu, bagaimana dengan planet, mengapa planet tidak tampak berkedip? Bintang, sebesar apapun ukurannya dan sedekat apapun jaraknya, akan tampak sebagai sebuah titik cahaya jika diamati dari bumi, bahkan dengan teleskop terbaik yang dimiliki manusia. Sedangkan planet yang memiliki ukuran yang jauh lebih kecil daripada bintang akan tampak lebih besar dari bumi karena jaraknya yang jauh lebih dekat. Dengan teleskop kecil saja kita akan dapat melihat planet sebagai sebuah piringan, bukan sebagai sebuah titik cahaya. Ukuran piringan ini cukup besar sehingga turbulensi atmosfer tidak memberikan pengaruh yang nyata pada berkas cahaya planet. Dilihat dari permukaan bumi, planet pun akan tampak tidak berkedip. Kecuali pada kondisi atmosfer yang turbulensinya sangat kuat, atau saat planet berada di dekat horison, planet akan tampak berkedip juga. Karena pada saat planet berada di dekat horison (sesaat setelah terbit atau sebelum tenggelam), berkas cahayanya harus melewati atmosfer yang lebih tebal.
Setelah kita tahu bahwa penyebab bintang tampak berkedip adalah atmosfer bumi, kita bisa sesuaikan dengan kebutuhan kita dalam melakukan pengamatan. Jika kita ingin mengamati bintang dengan gangguan atmosfer paling sedikit, kita bisa tunggu hingga bintang tersebut berada dekat meridian. Atau jika kita ingin melihat bintang tidak berkedip sama sekali, kita bisa pergi ke luar angkasa, atau bulan, atau planet yang tidak memiliki atmosfer (ingat, bulan tidak memiliki atmosfer). Ada yang ingin membuktikan sendiri?
Kalo ingin liat gimana bintang itu berkedip, klik ini
Aku jadi tau–meski menatap hanya beberapa jam saat Ilhan mengajakku pergi ke atap untuk melihat festival Flore {festival khas Horizon untuk menyambut datangnya taun baru}, selebihnya aku melihat dari layar monitor I’
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar




















ouw…Qkira si bintang lagi, nge-godain aQ…hehe…ternyata karena atmosfir dr bumi nigh y…
makasih udah berkunjung ke blogQ y
salam kenal
bagus, bagus…
suweneng mengamati bintang malam-malam apalagi pas ndak ada orang alias kesepian…
Di Cepoko Berbek Nganjuk, Bintang Bintang Berkelip Indah, Enak Dilihat Mata ..
Tapi Di Depok, di Jakarta … Bintang Bintang Hilang Nggak Tahu Rimbanya …
Nice Blog….
Terima kasih telah berkunjung ke http://catatanmuslim.wordpress.com
~ Sarah
salam kenal balik
dan makasih juga udah mau mampir kesini
~ Heru
makasih
~ Ndop
dewekan iku gak enak mas
~ MasDan
Di hutan rimba ya banyak pohonnya kali mas
gak di Berbek aja neng nggokku jga masih bisa liat
~ Cata2n Muslim
makasih kembali…
kerja di bosscha ya?
hihih ^^ met kenal…
btw..artikelnya GUD!!
Gak! Tapi pernah juga mimpi bakal kerja disana…
Amien
salam kenal juga, thanks pujiannya
oh. itu menggoda ya?
dsar bintang!
ak bls godain mreka ntar. hhi
wah, si bintang jago menggoda tuh..
kayaknya gw harus belajar banyak dari bintang jago menggoda… biar dapet cewe gituuu…
salam kenal…. main balik ya.. salam dari om ganteng.
Bintang menggoda? Hehehe. Nice post.
~ Agunk
ya balez ja! kali aja ada yang kecantol
~ DiaZ
Iya om nanti saia maen ke rumah om :-p
~ Fantasy4ever
makasih
yang genit ma bukan bintangnya….
tapi… ???